Ketahui Cara Mengatasi Alergi Anak dan Jenis-jenis Alergi Anak yang Mungkin Terjadi

Alergi merupakan kepekaan tubuh terhadap zat-zat pemicu alergi atau disebut dengan allergen. Timbulnya gejala-gejala alergi merupakan reaksi sistem imunitas tubuh manusia terhadap allergen. Alergi bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, alergi yang terjadi pada anak tentunya akan lebih membuat khawatir. Alergi akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi si kecil. Alergi yang pada umumnya membuat kulit gatal, bengkak, panas, dan lainnya tentu akan sangat mengganggu. Maka, jangan biarkan buah hati tercinta terlalu lama menderita. Ibu bisa segera melakukan pertolongan pertama untuk mengatasi alergi anak. Berikut cara mengatasi alergi pada anak yang bisa dilakukan oleh ibu maupun orang-orang yang tengah bersama si kecil:

  • Kendalikan diri agar tidak panik

Kunci mengatasi alergi anak yang utama adalah tidak panik. Wajar saja jika orang yang berada di dekat di kecil, terutama ibu merasa panik. Namun, sebisa mungkin kendalikan diri Anda untuk tidak panik agar bisa melakukan pertolongan pertama dengan tepat.

  • Segera tangani reaksi anafilaksis

Reaksi anafilaksis merupakan reaksi alergi berat yang terjadi pada si kecil setelah terjadinya kontak dengan allergen. Reaksi anafilaksis tanda-tandanya bisa Anda kenali. Tanda-tanda tersebut yaitu seperti sesak napas dan napas yang berbunyi, kulit kemerahan dan gatal-gatal, terjadi pembengkakan di bibir hingga wajah, bibir kebiruan. Suara serak hingga hilang mendadak, si kecil kesulitan menelan, sakit perut, mual hingga muntah-muntah.

Jika ibu melihat adanya reaksi anafilaksis, maka cara mengatasi alergi anak yang bisa dilakukan oleh ibu diantaranya yaitu:

  • Mengawasi jalan napas anak, kemudian hindarkan anak dari benda-benda yang bisa membuatnya tersedak.
  • Perhatikan pernapasan anak. Jika iya maka cari posisi yang sesuai untuk mengurangi sesak pada anak, salah satunya yaitu dengan memiringkan posisi anak.
  • Raba nadi anak dancek ujung jadi kaki serta tangan anak. Jika terasa dingin, maka hangatkan dengan menutupi anak menggunakan selimut atay kantung yang berisi air hangat.
  • Selanjutnya, segera bawa anak ke dokter untuk dilakukan penanganan yang tepat.

Selain mengetahui bagaimana cara mengatasi alergi anak, baiknya ibu mengetahui juga tentang apa saja macam-macam alergi yang mungkin menyerang si kecil. Berbagai jenis alergi bisa dibedakan berdasarkan allergen atau penyebabnya. Maka, ibu bisa mengamati kemungkinan alergi apa yang terjadi pada si kecil sehingga bisa melakukan pencegahan. Juga lebih sigap dalam mengatasi alergi yang terjadi. Berikut ini beberapa jenis alergi yang umumnya terjadi pada anak:

  • Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik atau disebut juga dengan eksim atopik merupakan suatu kondisi ruam pada kulit yang terjadi pada orang dengan bakat atopik. Dengan kata lain, alergi ini merupakan alergi yang disebabkan oleh faktor genetik, imunitas kulit, atau obat-obatan. Bisa jadi memang ada riwayat kepekaan dalam keluarga. Meski begitu, kemunculan alergi ini juga dapat dipicu oleh makanan dan debu rumah. Maka, ibu bisa mengurangi kemungkinan munculnya dengan menghindarkan anak dari pemicunya. Makanan yang mungkin memicunya misalnya susu, telur, kacang tanah, kedelai, dan gandum. Alergi jenis ini dapat menyerang bayi saat umurnya kurang dari 1 tahun, biasanya mulai umur 2 bulan. Bisa juga berlanjut hingga remaja dan dewasa.

  • Alergi Makanan

Selain sebagai pemicu dermatitis atopik, alergi makanan juga menjadi jenis alergi tersendiri. Jenis alergi yang satu ini merupakan reaksi sesaat dari sistem imun setelah si kecil mengonsumsi makanan tertentu. Makanan yang biasanya menimbulkan alergi yaitu susu, telur, kacang tanah, makanan laut, gandum, kedelai, dan beberapa makanan lainnya. Gejala alergi makanan pada anak biasanya akan muncul sekitar 2 jam setelah mengonsumsi makanan allergennya. Maka, perhatikan saat si kecil mengonsumsi makanan yang berpotensi menimbulkan alergi, sehingga ibu bisa cepat dalam mengatasi alergi anak yang terjadi.

  • Alergi Dingin

Jenis alergi lain yang biasanya menyerang anak adalah alergi terhadap dingin. Alergi dingin juga disebut dengan urtikaria dingin. Alergi ini merupakan reaksi kulit terhadap paparan suhu yang dingin. Bukan hanya menimbulkan reaksi luar seperti bengkak, kemerahan, dan sebagainya pada kulit saja. Namun, alergi ini juga bisa menimbulkan pembengkakan pada bibir dan kerongkongan saat si kecil mengonsumsi air dingin. Jadi, tak selalu terjadi ketika anak berada di daerah dingin saja. Untuk itu, perlu berhati-hati saat memberikan anak-anak minuman dingin. Ibu perlu untuk memperhatikan bagaimana reaksi tubuh si kecil sesaat setelah mengonsumsi air dingin.

  • Alergi Obat

Anak-anak juga bisa mengalami jenis alergi obat. Reaksi alergi obat merupakan hasil dari pelepasan histamin. Histamin merupakan bahan kimia yang diproduksi dan disimpan oleh tubuh. Ketika terjadi alergi, maka histamin akan dilepas sebagai reaksi terhadap alergi. Alergi jenis ini memunculkan gejala seperti alergi pada umumnya seperti biduran, gatal, kulit, serta kulit kemerahan. Namun, selain itu bisa terjadi juga pembengkakan pada bibir dan tenggorokan.

Leave a Reply